hening...

| January 17, 2013

Jakarta sudah berubah, tapi dia masih tetap sama.

Berubah; Di mikrolet, mayoritas penumpangnya saat ini ialah perempuan dan anak sekolah. Jalan – jalan semakin kacau dan kemacetan semakin merajalela.

Tetap sama; masih ada kulihat senyum bahagia di sana. Di antara keterbatasan kondisi yang ada, mereka masih saling berbagi. Ibu yang menimang bayinya yang kepanasan sembari tersenyum dan berkata : “sabar ya nak, sebentar lagi ganti busway yang dingin.” Atau, seorang wanita yang spontan memberikan tissue kepada Ibu tadi ketika dia melihat kepala bayi anak itu diusap dengan jarik ibunya; serta beberapa gentleman yang menawarkan kursi busway nya bukan hanya kepada wanita (cantik) tapi juga orang tua.

Ah, the values are still out there.

Well, itu mungkin hanya sebagian kecil dari mayoritas pengguna transportasi publik. Sebagian besar, ada yang sibuk dengan ponselnya, memainkan pemutar musik dengan earpod di kedua kupingnya ((FFS, seriously, how do you know and react when something happens in your surrounding), atau memejamkan mata sembari beristirahat dan ‘kabur’ dari penatnya Ibu kota.

Oh iya, banjir juga semakin hebat. Alam hanya menjalankan tugasnya, sesuai hukumNya. Kita, manusia, mungkin harus sadar dan lebih bersinergi dengan alam.

Cukup sudahlah racauan di pagi ini 🙂


Posted in Uncategorized

Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: